Kampuh – V dan X ( Single Vee dan Double Vee )

Pembuatan persiapan las dapat di lakukan dengan beberapa teknik, tergantung bentuk sambungan dan kampuh las yang akan dikerjakan. Teknik yang biasa dilakukan dalam membuat persiapan las, khususnya untuk sambungan tumpul dilakukan dengan mesin atau alat pemotong oksi asetilen (brander potong). Mesin pemotong oksi asetilen lurus (Straight Cutting Machine) dipakai untuk …

Read More »

Golongan Besi Tuang

Dengan mencampur besi murni dan karbon (4,3%C), maka titik leburnya dapat diturunkan dari 1534ºC (besi murni) menjadi 1147ºC. Penurunan tersebut dalam skala industri dapat digunakan untuk menciptakan besi tuang (cast-iron). Oleh karena itu besi tuang memiliki kandungan karbon tinggi antara 2 – 5% C yang tentunya akan mempengaruhi sifat mampu …

Read More »

Pemberian Panas Pada Pengelasan Baja Tahan Karat

Hampir semua baja tahan karat diberi pra-pemanasan sebelum proses pengelasan dilaksanakan. Biasanya temperatur panas yang diberikan sekitar 300° hingga 600° F (149°  – 316° C). Baja khrom-molybdenum dan martensitik memerlukan pemanasan interpass dan pemanasan setelah pengelasan untuk mencegah terjadinya retakan dan untuk mendapatkan sifat-sifat yang diperlukan. Baja anti karat ferritik …

Read More »

Baja Tahan Karat Ferritik (Ferritic stainless steel)

Baja tahan karat ferritik tidak dapat dikeraskan dengan cara pemanasan. Baja tersebut mengandung Khrom dalam jumlah yang besar, sehingga dapat memperkuat daya tahannya terhadap korosi. Baja paduan yang mengandung Khrom ± 15 ÷ 20 % akan mudah dilas. Baja paduan yang kandungan Khrom-nya sangat tinggi ( > 25%) sulit untuk …

Read More »

Komposisi baja tahan karat martensitik

Baja tahan karat martensitik adalah sangat keras dan tidak terlalu getas. Martensite dihasilkan dengan mendinginkan baja secara cepat dari fase austenite. Baja tahan karat martensitik memiliki kandungan Khrom yang cukup sehingga bila didinginkan di udara akan membentuk martensite. Baja tahan karat tersebut memiliki kandungan Khrom sekitar 12 hingga 18 % …

Read More »