Gambar Teknologi dan Langkah kerja mesin pengerol pipa

mesin Pengerol Pipa
Keterangan:
1. Rangka utama
2. Dudukan motor
3. Dudukan reduser
4. Slide
5. Tutup slide
6. Landasan slide
7. Handle
8. UCP
9. UCF
10. Gear sprocket 1 (single)
11. Gear sprocket 2 (double)
12. Gear sprocket 3 (Single)
13. Rantai 1 (RS 40)
14. Poros geser
15. Poros tetap
16. Roller
17. Reduser
18. Kopel
19. Motor
20. Rantai 2 (RS 50)
 
Langkah kerja dari alat/mesin pengerol pipa ini adalah:
a. Pipa diletakan pada tengah-tengah roller 1 dan roller 3
b. Masukan jack pada stop kontak
c. Tekan tombol ON ke kiri pada motor
d. Setelah motor hidup, maka poros akan berputar. Putaran motor ini ialah 1400 rpm.
e. Putaran motor ini akan diteruskan ke reduser dengan perbandingan 1:60 maka putaran akan menjadi 23,33 rpm pada reducer output.
f. Putaran dari poros motor ini akan ditransmisikan dengan rantai untuk menggerakan poros utama yang terhubung dengan roller. Roda gigi sprocket ini mempunyai perbandingan 1:1,5 maka putaran output menjadi 15,55 rpm.
g. Poros utama ini akan berputar ke arah kiri sehingga pipa pada roller akan berjalan ke arah kiri.
h. Handle secara pelan-pelan diputar sehingga menekan roller kedua dengan pipa, kemudian pipa sedikit demi sedikit akan melengkung.
i. Setelah pipa berjalan sampai ke batas ujung maka motor dimatikan
j. Tekan tombol OFF yang berada di tengah, maka mesin berhenti/mati
k. Kemudian tekan tombol ON ke kanan pada motor
l. Setelah motor hidup maka poros akan berputar
m. Poros utama ini akan berputar ke arah kanan, sehingga pipa pada roller akan berjalan ke arah kanan.
n. Handle secara pelan-pelan terus ditekan agar proses melengkungnya baik dan halus.
o. Proses ini dilakukan secara berulang-ulang ke kiri dan ke kanan sampai proses melengkunya sesuai kebutuhan.
p. Setelah selesai, motor dimatikan
q. Tekan tombol OFF pada motor